Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
“Setengah hidupku dihabiskan Dalam mencari cinta! Aku kira telah menemukannya, Tapi aku tak berhenti!”
Rindu akan sang kekasih... baik saat terjaga maupun dalam mimpi, langit, bunga, gunung dan sungai, bahkan musik, dipenuhi kesedihan. Namun kebahagiaan reuni akan menggantikan semua hari kesepian dan kesedihan.Bunga kuning, bunga biru, Berjalan di musim panas dalam mimpi liar, Menghitung bunga, memanggil namamu... Cakrawala jauh, aliran pelangi...Berapa mil ke sisi Barat, Berapa mil ke surga? Berapa mil ke hatimu? Berapa mil ke hatiku? Bunga musim semi, bunga Mei, Menyatukan empat musim. Menyulam semua daun kering di Agustus, Mengirimkan padamu sebagai ganti surat... Sungai yang sepi, aliran yang sepi, Berjalan di musim dingin dalam mimpi siang. Menghitung salju yang turun, memanggil namamu Matahari mati di bukit untuk Ratu Malam...Berapa mil ke musim panas? Berapa mil ke musim semi? Berapa bulan untuk satu Agustus Emas? Berapa hari untuk satu Detik yang Mulia? Gunung dan bukit yang kesepian... Temukan musim gugur di hawa dingin! Mengirim angin ke Branenburg... Membawa kenangan tanggal dua belas Agustus.Kereta Rosenheim, kereta! Bawa aku jauh dari penderitaanku Bawa aku pulang ke hutan merah. Bawa aku pulang ke hujan musim gugur, Bawa aku pulang, ke tempat hatiku berada.Di antara anugerah kebahagiaan yang dikaruniakan Tuhan ke umat manusia, persahabatan adalah anugerah yang berharga yang membuat hidup penuh kegembiraan, makna, dan kehangatan. Dalam persahabatan, orang sering melupakan diri sendiri demi memikirkan orang lain. Persahabatan sejati memang langka, namun ketika mutiara sempurna ini ditemukan di lautan kehidupan yang bergejolak, kita sebaiknya menjaganya dan menghargainya. Terima kasih atas persahabatan ini, yang membawa keindahan dan kegembiraan abadi dalam perjalanan jiwa.Kini kami ingin mempersembahkan aransemen instrumental dari lagu yang diciptakan oleh Maha Guru Ching Hai dengan judul yang sama, “Persahabatan.” Silakan dinikmati.Segala sesuatu yang mulia dan berharga sulit untuk ditemukan. Mencapai Kebenaran dan kasih yang mutlak memang menakutkan. Seseorang bisa habiskan seluruh hidupnya tanpa mencapai kepuasan. “Setengah hidupku dihabiskan Dalam mencari cinta! Aku kira telah menemukannya, Tapi aku tak berhenti!”Setengah hidupku dihabiskan Dalam mencari kasih! Aku kira telah menemukannya, Tapi aku tak berhenti!Bagaimana aku bisa benar-benar tahu, pantai yang jauh itu? Berenang di laut yang asing, penuh dengan kerikil-kerikil aneh... Begitu sulit menemukan mutiaraku!Dan hukum kepemilikan, yang membunuh dari kedua ujungnya! Di sini aku lemah dan lumpuh, terluka oleh kekuatan sendiri!Pada suatu saat, kebanyakan orang merasakan kesepian dalam hidup mereka. Di masa-masa seperti itu, kesepian seringkali terasa lebih dari yang bisa kita tanggung. Namun, ketika kita bertemu dengan belahan jiwa yang dapat berbagi suka dan duka dalam kehidupan yang fana ini, hidup kita berubah dan dipenuhi dengan kebahagiaan serta momen-momen berharga. Mari kita dengarkan lagu “And I Love You So.”Dan aku sangat mencintaimu Orang-orang bertanya kepadaku bagaimana aku dapat bertahan hidup sampai sekarang, aku katakan pada mereka aku pun tak tahu. Kurasa mereka mengerti. Betapa sepi hidup ini. Sampai hidupku dimulai kembali Pada hari kau genggam tanganku.Dan, namun, aku tahu betapa sepinya hidup ini bisa terasa. Bayangan itu mengikutiku, dan malam tak membiarkanku bebas. Tapi aku takkan biarkan senja meruntuhkan semangatku Kini kau ada di sisiku.Dan kau pun mencintaiku. Pikiranmu hanya untukku Kau membebaskan jiwaku. Dan aku bahagia karena kau melakukannya. Buku kehidupan ini singkat. Begitu satu halaman dibaca Dunia lain ada di sana Itulah keyakinanku.










